Berapa video yang boleh saya bikin?
Tidak ada kuota bulanan. Bikin sebanyak yang kamu mau —
yang membiayai layanan ini adalah iklan yang muncul selama video diproses.
Yang dibatasi adalah berapa yang jalan bersamaan: beberapa
video per browser, supaya satu orang tidak memenuhi antrean orang lain.
Berlaku penggunaan wajar — permintaan yang diotomatiskan atau borongan bisa
kami perlambat.
Kalau proses video gagal, saya kehilangan sesuatu?
Tidak ada yang terpotong, karena memang tidak ada jatah yang dipotong —
tinggal tekan Generate lagi. Kalau berkali-kali tetap gagal, hubungi kami di
halo@reelkan.com dengan menyertakan
nomor videonya (misalnya CNT-0007).
Videonya disimpan berapa lama?
Berkas videonya disimpan 7 hari, lalu dihapus otomatis —
jadi unduh yang ingin kamu simpan. Ini batas penyimpanan, bukan jebakan
berbayar: berlaku juga untuk pelanggan.
Tanpa akun, videomu terikat ke browser ini. Kalau cookie-nya
dihapus, ganti browser, atau buka mode samaran, videonya tidak bisa
dijangkau lagi. Login kalau kamu mau videonya ikut pindah perangkat.
Perlu install sesuatu?
Untuk ReelKan Online, tidak — akun pun tidak perlu. Buka di
browser, langsung jalan. Docker dan API key cuma dibutuhkan di versi
Self Hosted.
Perlu daftar atau bayar?
Tidak ada kartu, dan tidak ada pendaftaran. Buka aplikasinya dan langsung
bikin video sebanyak yang kamu mau — yang membiayainya
iklan yang muncul selama video diproses.
Berapa lama satu video jadi?
Sekitar 4-6 menit dari topik sampai video jadi, tergantung durasi
dan antrean. Tidak perlu ditungguin dengan tab terbuka.
Setelah bayar, bebas iklannya aktif bagaimana?
Menghilangkan iklan butuh akun — pembayaran datang membawa
email, dan tanpa akun tidak ada yang bisa disambungkan ke pembayaran itu.
Pemakaian gratisnya tetap tanpa daftar.
Bayar pakai email yang sama dengan akun Google ReelKan-mu.
Iklannya mati otomatis, biasanya dalam hitungan menit: buka aplikasinya,
login dengan email itu, refresh. Kalau terlanjur bayar pakai email lain,
kirim kedua alamatnya ke kami dan akan kami pindahkan.
Bebas iklan itu bulanan atau sekali bayar?
Bulanan. Rp 99rb itu untuk satu bulan
(30 hari sejak pembayaran) — bukan akses selamanya. Begitu bulannya habis,
iklannya kembali muncul sampai kamu perpanjang.
Perpanjangannya manual: tidak ada yang ditagih otomatis,
jadi tidak ada langganan yang perlu dibatalkan dan tidak ada kartu yang
tersimpan. Kamu bayar lagi kalau memang mau lanjut sebulan berikutnya.
Perpanjangan menyetel ulang tanggalnya jadi 30 hari sejak
pembayaran terbaru, bukan menambah ke sisa yang ada — jadi perpanjang
mendekati tanggal habisnya kalau tidak mau ada hari yang terbuang.
Saat masa berlakunya lewat, tidak ada yang hilang: iklannya kembali muncul,
dan videomu tetap bisa dijangkau selama masa penyimpanan normalnya.
Kalau upload dari aplikasi, videonya langsung tayang publik?
Tidak — dan lebih baik kamu tahu ini sekarang daripada setelah
bayar. Google mengunci setiap video yang diunggah lewat API menjadi
privat, selama aplikasi pengunggahnya belum lolos audit
YouTube. Aturan ini berlaku untuk siapa pun dan tidak bisa diakali dari
sisi kode. Kalau ada tool yang menjanjikan sebaliknya, dia sedang
membohongimu.
Praktiknya begini: video, judul, deskripsi, tag, dan kredit musiknya
sudah terkirim rapi ke kanalmu. Kamu tinggal buka YouTube
Studio dan geser statusnya ke publik — satu klik. Yang dihemat
adalah mengunggah dan mengetik ulang semua metadata, bukan klik terakhirnya.
Kamu memakai project Google sendiri, jadi kamu juga bisa
mengajukan audit YouTube untuk project itu — gratis, tapi keputusannya di
tangan Google. Selama belum diaudit, langkah publik terakhir kamu lakukan
sendiri di YouTube Studio.
Membuat project-nya perlu waktu sekitar 10 menit dan
panduannya ada di sini.
Kami memilih cara ini supaya kuota upload dan batas akun tidak dipakai
bersama-sama antar pengguna — kalau ditumpuk jadi satu project, satu
pemakai yang aktif bisa menghabiskan jatah orang lain.
Videonya bisa saya jual / monetisasi?
Bisa. Footage-nya dari Pexels, Pixabay, dan Wikimedia — sumber yang
mengizinkan penggunaan komersial, dan video yang kamu hasilkan boleh kamu
terbitkan serta monetisasi.
Satu detail yang perlu jujur disebut: footage dan musik di dalamnya
tetap mengikuti lisensi pembuatnya masing-masing. Sebagian besar klip
Pexels dan Pixabay tidak menuntut apa pun. Sebagian berkas Wikimedia dan semua
musik kami mewajibkan pencantuman pembuatnya — dan untuk yang
itu, baris kreditnya sudah ReelKan siapkan otomatis. Selama kredit itu kamu
pertahankan, posisimu aman.
Musiknya boleh dipakai untuk konten yang dimonetisasi?
Boleh, dan ini kami jelaskan apa adanya. Musiknya diambil dari katalog
Jamendo, berlisensi Creative Commons BY —
boleh untuk konten yang dimonetisasi, tapi nama
pembuatnya wajib dicantumkan.
Nah, syarat itulah yang paling gampang terlupakan — dan sekali terlupakan,
videomu melanggar lisensi. Makanya kami tidak menyerahkannya pada
ingatanmu: saat upload ke YouTube dari dalam aplikasi, kreditnya
ditempel sendiri ke deskripsi. Kalau kamu unduh videonya
untuk diunggah manual ke TikTok atau Reels, kreditnya tampil menyolok dengan
tombol Copy — tinggal tempel ke caption.
Lisensi yang berbahaya (NonCommercial, dan ShareAlike yang bisa "menular" ke
videomu) sengaja tidak dipakai sama sekali.
Satu hal yang perlu jujur kami sebut: lisensi dan Content ID itu dua
hal berbeda. Lagu yang izinnya sah pun kadang kena klaim otomatis
yang keliru — dan itu di luar kendali kami maupun pembuat lagunya. Kalau itu
terjadi, informasi lisensi dan tautan sumbernya sudah kami siapkan
bersama videomu, jadi kamu punya bahan untuk mengajukan keberatan.